JELANG LEBARAN HARI RAYA IDUL ADHA 1439 H, POLDA SUMBAR PASTIKAN HEWAN TERNAK SAPI JANTAN CUKUP

Binmas,   Sebagai tindaklanjut Nota Kesepahaman Bersama Kapolri dengan Kementerian Peternakan dan Kesehatan Hewan RI, Ditbinmas Polda Sumbar bersama-sama dengan Dinas Peternakan Provinsi Sumbar pada hari Senin tanggal 6 Agustus 2018 telah melakukan langkah pengawasan dan pengecekan langsung pasar ternak bebas di kecamatan Muaro Panas Kota Solok.   Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Dirbinmas Polda Sumbar Kombes Pol. Nasrun Fahmi, S.H.,M.Si. bersama-sama dengan Kasubdit Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Provinsi Sumbar Dr. Kamil dan staf dinas peternakan Kabupaten Solok da Kota Solok.

Dalam kesempatan pengawasan dan pengecekan pasar ternak di pasar bebas Muaro Panas tersebut, Tim melihat langsung jumlah ternak yang dijual belikan secara bebas oleh masyarakat yang jumlahnya kurang lebih 1000 ekor ternak terdiri dari sapi, kerbau dan kambing.  Dari sejumlah hewan ternak yang dijual tim melihat bahwa jenis kelamin janjan lebih banyak dijual belikan ketimbang hewan ternak sapi/kerbau/kambing betina, demikian juga harga tim memantau langsung bahwa harga ternah sapi/kerbau dan kambing sampai tanggal 6 Agustus 2018 masih dalam kondisi harga yang standar demikian Kasubdit Keswan Dr. Kamil memberikan penjelasan.

Selanjutnya dijelaskan bahwa putaran pasar ternak tersebut akan berputar kebeberapa tempat pasar hewan antara lain di pasar ternak pesisir selatan, pasar ternak di kabupaten Tanah Datar, Pasar ternak Kabupaten Payakumbuh, Pasar Ternak di kabupaten Pasaman Barat dan Pasar Ternak Kabupaten Sijunjung.  Lebih lanjut Kasubdit Keswan menjelaskan bahwa untuk stock hewan ternak Sapi/Kerbau/Kambing jantan pada musim kurban tahun 2018 Provinsi Sumbar memilik stock ternak yang cukup.

Demikian juga Dirbinmas Polda Sumbar menghimbau kepada seluruh umat muslim di Sumatera Barat agar ikhlas untuk membeli hewan ternak jantan walaupun dari segi harga akan lebih mahal sedikit, namun manfaat ke depan masyarakat tetap akan memiliki induk untuk pengembang biakan hewan ternak ke depan.

Doc.ditbinmas.agustus 2018

PROGRAM 1 QUICK WINS POLRI POLDA SUMBAR MELAKSANAKAN RAPAT INTERNAL

Binmas,  Program Quick Wins Polri Kegiatan 1 kembali melaksanakan rapat internal.  Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan analysa dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas pada program sebelumnya dan guna memberikan arah kepada personel pelaksana kegiatan pada priode B-09 yang akan berakhir pada tanggal 30 September 2018 yang akan datang.

Rapat internal program 1 Quick Wins Polri Polda Sumbar, dipimpin langsung oleh Dirbinmas Polda Sumbar Kombes Pol. Nasrun Fahmi, S.H.,M.Si. dan diikuti oleh kurang lebih 80 orang personel pelaksana kegiatan masing-masing dari Satker pendukung Polda Sumbar (Dit. Intelkam, Dir. Reskrimum, Dit. Sabhara, Dit. Polair dan Sat. Brimobda Polda Sumbar) kemudian para Kasat Binmas Polres jajaran dan para Kanit Binmas Polsek jajaran Polda Sumbar.

Dalam arahannya kepada para peserta rapat Dirbinmas Polda Sumbar Kombes Pol. Nasrun Fahmi menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh personel pelaksana kegiatan dan alhamdulillah pada priode B-06 tahun 2018 hasil yang dicapai oleh program 1 Quick Wins Polri Polda Sumbar mendapatkan nilai yang memuaskan tanpa ada koreksi dari Posko Mabes Polri.  Selanjutnya Dirbinmas juga menyampaikan apresiasi dan penghragaan kepada Sat.Brimob Polda Sumbar dan Polres Agam dimana pada saat pelaporan B-06 Satker ini adalah Satker tercepat dan benar dalam penyampaian laporan.  Kedepan pada priode B-09  Dirbinmas mengharapkan kerjasama yang lebih ditingkatkan sehingga pelaksanaan kegiatan program 1 Quick Wins Polri Polda Sumbar lebih terencana dan terarah dan pada saat pelaporan lebih awal Polda Sumbar sudah dapat menyelesaikan laporan dengan baik dan benar.

Pada kesempatan lain Kompol Suarman selaku Sekretaris program 1 Quick Wins Polri mengingatkan kembali kegiatan-kegiatan yang harus dilaksanakan oleh masing-masing Satker pendukung dan Polres jajaran Polda Sumbar, namun menurut Ps. Kasubdit Polmas bahwa rencana kegiatan tersebut sudah didistribusikan kepada seluruh Satker pendukung dan Polres sehingga itu mudah untuk dipedomani.

Ditbinmas.poldasumbar. Juli 2018

Dirbinmas Polda Sumbar Memberikan Pembekalan Kepada Mahasiswa Baru UNP

Binmas,  Dalam upaya mencegah penyebaran paham radikal/radikalisme di kalangan mahasiswa,  Kapolda Sumbar diwakili oleh Dirbinmas Polda Sumbar Kombes Pol. Nasrun Fahmi, S.H.,M.Si. memberikan penyuluhan kepada kurang lebih 3.500 orang mahasiswa baru Universitas Negeri Padang dari berbagai Fakultas.

Dihadapan para mahasiswa Dirbinmas menjelaskan bahwa ada 2 (dua) bentuk ancaman yang harus diwaspadai oleh para mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa yaitu ancaman penyebaran paham radikal oleh kelompok tertentu dan ancaman penyalahgunaan obat-obatan terlarang jenis Narkoba. Lebih lanjut mantan Kapolres Kepulauan Mentawai ini menjelaskan bahwa awal penyebaran paham radikal di indonesia diawali dari intervensi negara USA kepada pemerintahan Saddam Husien tahun 2002 dimana akhirnya Saddam Husien harus tunduk kepada USA. Sehingga itu muncul kelompok Alqaedah yang melakukan perlawanan kepada USA dan pada tahun 2007 muncul kelompok ISIS (Islamic State in Irak and Syria) dimana kemudian ISIS ini ternyata melakukan kegiatan bertentangan dengan cara-cara kelompok Alqaedah antara lain membunuh, melakukan pembakaran dan tindakan teror lainnya, sehingga Alqeadah tidak lagi bersama ISIS.  Adapun permasalahan yang diusung oleh ISIS adalah ingin mendirikan negara Khilafah atau negara yang dipimpin dengan menerapkan syariat islam, dan paham ini menyebar ke seluruh dunia melalui media sosial dsbnya.

Di Indonesia paham ini disambut oleh Ormas Islam tertentu dengan ikut menyebarkan paham khilafah di Indonesia.   Karakter dari para anggota yang menganut paham Khilafah memiliki  perilaku yang sama dengan  anggota ISIS yaitu dengan cara-cara melakukan tindakan kekerasan, pembakaran, teror dsbnya. Di Indonesia tujuan utama  kelompok ini adalah untuk memecah belah NKRI dan setelah NKRI menjadi porak poranda mereka menginginkan adanya kelompok yang kuat untuk menjadi pemimpin bangsa indonesia dengan menerapkan sistem pemerintahan khilafah.
Indonesia adalah negara yang berdasarkan Pancasila sehingga itu tidaklah mungkin negara Indonesia akan dipimpin dengan sistem pemerintahan  khilafah, Indonesia terdiri dari banyak suku bangsa, banyak macam agama yang dianut, ragam budaya yang beraneka ragam semuanya sudah menjadi kekuatan utuh bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sehingga itu kepada para  mahasiswa Dirbinmas memberikan  petunjuk agar berhati-hati dalam mengikuti kegiatan organisasi massa, jangan sampai terjebak dengan bujuk rayu kelompok tertentu yang bertujuan untuk memecah belah NKRI.

Binmas.poldasumbar.27.7.18.

Lomba Pengembangan Polmas 2018 Jajaran Polda Sumbar, Dipimpin oleh Dirbinmas Polda Sumbar

Binmas,  Dalam upaya meningkatkan peran aktif masyarakat untuk melakukan langkah-langkah kegiatan dalam rangka pemeliharaan Kamtibmas (Harkamtibmas), Ditbinmas Polda Sumbar melakukan penilaian terhadap program pengembangan Polmas yang telah digelontorkan berdasarkan Surat Telegram Kapolda Sumbar Nomor ST/438/IV/2018  tanggal 6 April 2018 tentang pembentukan Desa/Nagari Aman Gangguan Kamtibmas sebagai trobosan kreatif/program unggulan Polda Sumbar dalam Harkamtibmas.

Lomba pengembangan Polmas itu sendiri dipertegas Kapolda Sumbar dengan Surat Telegram  ST/677/VI/2018  tanggal 8 Juni 2018 tentang pelaksanaan Lomba Desa/Nagari Aman Gangguan Kamtibmas tahun 2018 jajaran Polda Sumbar, dimana program Desa/Nagari Aman Gangguan Kamtibmas ini merupakan implementasi dari Perkap 03 Tahun 2015 tentang Polmas.

Kegiatan Lomba ini sendiri langsung dipimpin oleh Direktur Binmas Polda Sumbar (Kombes Pol. Nasrun Fahmi, S.H.,M.Si.).  Hari pertama pelaksanaan lomba diawali penilaian Nagari Gunuang Malintang Kecamatan Pangkalan Kabupaten 50 Kota,  tim terdiri dari 3 (tiga) personel dari Ditbinmas Polda Sumbar.  Dalam kesemapatan tersebut tim diterima oleh Kapolsek Gunuang Malintang dan Wali Nagari Gunuang Malintang, serta anggota FKPM Kenagarian Gunuang Malintang.

Dalam kesempatan itu Dirbinmas memberikan penjelasan bahwa kegiatan penilaian lomba Desa/Nagari Aman Gangguan Kamtibmas ini bertujuan untuk mempersiapkan kondisi masyarakat agar aktif dalam upaya pemeliharaan Kamtibmas.   Desa/Nagari Aman Gangguan Kamtibmas ini dibentuk sebagai implementasi dari Perkap Nomor 03 Tahun 2018, dimana masyarakat diharapkan lebih aktif dalam upaya pemeliharaan Kamtibmas di lingkungan masing-masing sekaligus guna mengukur kinerja para anggota Bhabinkamtibmas di tempat tugas.   Ada beberapa  parameter yang harus dipenuhi dalam lomba antara lain “adanya Skep Kapolres tentang penunjukan anggota FKPM, adanya BKPM (Balai Kemitraan Polisi dan Masyarakat) sebagai wadah untuk duduk bersama bagi masyarakat desa, Siskamling terbentuk dengan baik (ada struktur organisasinya, ada Poskamling yang resfresentatip), anak TK, SD dilatih menjadi Polcil  anak-anak SMP, SMA dilatih PKS atau Saka Bhayangkara oleh anggota Bhabinkamtibas, ada rumah aman sebagai tempat konseling bagi masyarakat yang memerlukan konsultasi dengan Bhabinkamtibmas atau anggota FKPM dan ada pula daerah Kawasan Tertib Lalu Lintas.   Menurut Dirbinmas Polda Sumbar apabila pointer-pointer tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas maka Desa/Nagari tersebut sudah memperlihatkan nilai disiplin yang bagus, dan sebagai bonus angka raihan yang besar dalam lomba ini adanya trobosan kreatif dari Bhabinkamtibmas dalam upaya mengatasi kesulitan masyarakat yang ada di tempat tugas, sebagai contoh Bagaimana upaya Bhabinkamtibmas untuk mengatasi kesulitan masyarakat dalam mencerdaskan anak bangsa dengan cara Bhabinkamtibmas menjadi guru suka rela di sekolah-sekolah desa terpencil, dll.

Kegiatan lomba Pengembangan Polmas ini juga dilaksanakaqn guna mempersiapkan program kerjasama Mabes Polri dengan JICA dalam rangka loma pengembangan Polmas, dan nanti Desa/Nagari yang mendapatkan angka penilaian tertinggi akan mewakili Polda Sumbar untuk mengikuti lomba pengembangan Polmas pada  tingkat Mabes Polri,

(File Ditbinmas.25.7.2018)

Dirbinmas Polda Sumbar Laksanakan Kegiatan Safari Taraweh Ramadhan

KKYD,  Menjalin hubungan silaturahmi dengan semua orang memang sudah dianjurkan rasullullah saw, guna memantapkan ukhuwa islamiya.  Hal ini tidak terlepas dari pelaksanaan tugas Polri dalam rangka pembinaan masyarakat. Kegiatan silaturahmi safari taraweh ramadhan tidak luput dilaksanakan oleh Dirbinmas Polda Sumbar (Kombes Pol. Nasrun Fahmi, S.H.,M.Si.) pada hari Kamis tanggal 24 Mei 2018 di masjid Nurul Ilmi Kenagarian Aur Melintang Selatan Kecamatan IV Koto  Aur Malintang Kabupaten Padang Pariaman.

Lokasi masjid ini bila dijangkau dari kota Padang memakan waktu tempuh kurang lebih 2,5 jam, bersama-sama dengan personil Polri lainnya rombongan safari taraweh Polda Sumbar tiba di lokasi pukul 20.00 Wib setelah terlebih dahulu melaksanakan berbuka puasa dan sholat magrib bersama di tengah jalan.  Safari taraweh ramadhan tahun 2018 ini dilaksanakan dalam rangka memakmurkan masjid, dilokasi rombongan disambut oleh pengurus masjid Nurul Ilmi, Wali Nagari, Wali Korong, Ninik Mamak, Cerdik Pandai dan Bundo Kanduang serta alim ulama kenagarian Aur Malintang Selatan, Kasat Binmas Polres Padang Pariaman, Kapolsek dan anggota Bhabinkamtibmas.

Adapun jumlah jamaah masjid yang hadir pada kesempatan tersebut kurang lebih 500 orang terdiri dari masyarakat penduduk Nagari Aur Malintang Selatan, remaja masjid juga hadir beberapa orang pejabat dari Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman antara lain Staf Ahli Bupati (Hj. Dewi Roslaini, SE.,MM.), Asisten I Pemkab Padang Pariaman, Kadispora dan Kasatpol PP Pemkab Padang Pariaman.

Dalam sambutannya Dirbinmas Polda Sumbar (Kbp. Nasrun Fahmi) mengingatkan masyarakat agar selalu mejaga kebersamaan dan jangan sampai terpecah belah oleh hal-hal yang tidak jelas.   Disinggung oleh Dirbinmas bahwa saat ini penyebaran paham radikal sangatlah masif sehingga itu masyarakat harus berhati-hati dalam menyikapi bentuk-bentuk informasi yang dapat menyesatkan umat.  Oleh karena itu Dirbinmas Polda Sumbar berpesan agar Wali Nagari bekerja keras bersama-sama dengan Bhabinkamtibmas, Babinsa, tokoh Adat dan tokoh masyarakat lainnya untuk terus memantau situasi masyarakat sampai ke ujung RT/RW.  Tingkatkan kegiatan sambang atau silaturahmi dan apabila ada informasi yang disampaikan oleh masyarakat harus segera direspon untuk ditindak lanjuti. Setiap permasalahan yang terjadi di masyarakat harus segera diselesaikan di Balai Kemitraan Polisi dan Masyarakat (BKPM) oleh anggota FKPM, sehingga desa/nagari nantinya mampu menciptakan situasi yang aman, nyaman dan kondusif dan masyarakat dapat bekerja dengan tenang untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya.

Pada pukul 11.00 Wib, tim safari taraweh ramadhan Polda Sumbar selanjutnya kembali menuju Padang.

doc.ditbinmas.polda.sumbar.mei-2018

Dirbinmas Polda Sumbar Menghadiri Rapat Koordinasi Silaturahmi Ramadhan Prov. Sumbar Tahun 2018 M/1439 H.

KKYD,    Pelaksanaan kegiatan masyarakat selama bulan suci Ramadhan Tahun 2018 M/1439 H Provinsi Sumbar akan diwarnai dengan silaturahmi ke masjid-masjid oleh tim yang sudah ditunjuk oleh Gubernur Sumbar.  Hal tersebut ditegaskan oleh Dirbinmas Polda Sumbar (Kombes Pol. Nasrun Fahmi, SH.,M.Si.) sesaat setelah mewakili Kapolda Sumbar pada acara rapat koordinasi di kantor Pemprov Sumbar hari Senin tanggal 14 Mei 2018 pukul 10.00 sd. 11.30 Wib.  Rapat Koordinasi itu sendiri dipimpin oleh Sekda Provinsi Sumbar (Drs. Ali Asmar, M.Si.) yang diikuti oleh para unsur Forkopimda Sumbar atau yang diwakili, para Kepala SKPD jajaran Pemprov Sumbar, para Juru Dakwa, Imam yang berjumlah kurang lebih 100  orang.

Dalam kesempatan tersebut dijelaskan oleh pimpinan rapat bahwa kegiatan silaturahmi Ramadhan Tahun 1439 H ini tidak jauh beda dengan tahun-tahun sebelumnya, dimana bertujuan untuk memperat hubungan ukhuwa islamiya antara masyarakat dengan pihak pemerintah Provinsi Sumbar. Sehingga itu nantinya dalam penyampaian kata sambutan atau ceramah/kuliah 7 menit agar informasinya fokus khususnya petugas yang Polda Sumbar diharapkan dapat memberikan pesan-pesan Kamtibmas kepada masyarakat, dan waktu ceramahpun harus dibatasi agar pelaksanaan kegiatan sholat taraweh selesainya tidak terlalu larut malam.

doc.ditbinmas.polda.sumbar.mei-2018

Talk Show TVRI Padang, Dirbinmas Polda Sumbar Membahas Kerukunan Ummat Dalam Menjalankan Ibadah Puasa 1439 H.

KKYD,  Bulan suci ramadhan merupakan bulan yang dinamika masyarakat bangsa indonesia meningkat secara signifikan, karena pada bulan suci ini ummat muslim akan focus pada pelaksanaan ibadah kepada Allah swt dengan khusuk menjalankan ibadah puasa dan sholat taraweh pada malam hari.  Dalam keragaman budaya kegiatan umat muslim di bulan suci ramadhan memperlihatkan betapa budaya puasa dan sholat taraweh sangat dipegang kuat sehingga Polri selaku aparat pemelihara Kamtibmas harus melakukan kegiatan pengamanan agar umat muslim dapat menjalankan ibadah puasa dan sholat taraweh dengan aman dan nyaman.  Kondisi tersebut harus dilaksanakan secara terstruktur dan terorganisir oleh Polri, karena itu sebelum masuknya bulan suci ramadhan pada hari Senin  tanggal 14 Mei 2018 pukul 17.00 sd. 18.00 Wib Direktur Binmas Polda Sumbar (Kombes Pol. Nasrun Fahmi, SH.,M.Si.) menyapa masyarakat Sumatera Barat melalui kegiatan talk show di TVRI Padang dengan tema “Kerukunan Ummat Dalam Menjalankan Ibadah Puasa Tahun 1439 H/2018 Masehi”.

Pada kegiatan Talk Show tersebut hadir juga sebagai narasumber tokoh agama Sumatera Barat bapak Mas`ud Abidin, beliau menjelaskan bahwa bulan yang suci nan indah haruslah disambut dengan keikhlasan dan keindahan oleh seluruh ummat muslim.  Dibulan nan suci ini kita khusuk untuk melaksanakan perintah Allah swt, kegiatan-kegiatan kita yang bersifat akan memancing emosi harus kita hindari, apalagi untuk melakukan tindakan-tindakan kekerasan sudah tentulah hal tersebut tidak boleh dilakukan oleh seorang yang mengaku dirinya sebagai muslim ummat rasullullah Muhammad Saw.  Sementara itu Dirbinmas Polda Sumbar (Kbp. Nasrun Fahmi) menyampaikan pentingnya kebersamaan dan saling menghargai antara sesama pemeluk agama, hal ini sebagaimana roh Pancasila bahwa negara kita terdiri dari banyak budaya, banyak agama akan tetapi kita tetap utuh dan satu dengan jiwa saling menghormati satu dengan yang lainnya. Lebih lanjut Dirbinmas Polda Sumbar menghimbau agar ummat muslim yang melaksanakan kegiatan puasa, senantiasa selalu menahan diri dengan keikhlasan kepada Allah Swt.  Demikian juga bagi saudara-saudara non muslim, kiranya dapat bertoleransi selama bulan suci ramadhan dengan tidak mempertontonkan kegiatan makan, merokok pada siang hari agar tidak mengganggu perasaan masyarakat muslim yang menjalankan ibadah puasa.

doc.ditbinmas.pol.da.sumbar.mei-2018

Mencegah Kebakaran Hutan di Kaki Gunung Talang, Ditbinmas Polda Sumbar Melaksanakan Kegiatan Community Policing

Binmas,  Memasuki musim kemarau tahun 2018 diprediksi akan menjadi salah satu bentuk ancaman gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polda Sumbar yaitu terjadinya kebakaran hutan di beberapa lokasi antara lain di kaki hutan gunung Talang Solok.  Mengantisipasi terjadinya bentuk ancaman gangguan Kamtibmas tersebut, Ditbinmas Polda Sumbar bersama-sama dengan Satbinmas Polres Solok pada hari Rabu tanggal 9 Mei 2018 pukul 09.00 sd. 11.30 Wib, mengunjungi masyarakat yang domisili di kaki gunung talang untuk melakukan kegiatan Community Policing.

Kegiatan Community Policing yang dilaksanakan di gedung Balai Penelitian Tanaman dan Pangan desa Sukarame Solok dihadiri kurang lebih 200 orang warga masyarakat dari 16 desa disekitar kaki gunung Talang, selain itu hadir pula Camat Kecamatan Gunung Talang dan para wali nagari/kepala desa di sekitar gunung Talang.   Kegiatan dipimpin oleh Kasibinkamling Subdit Polmas Ditbinmas Polda Sumbar (Kompol. Suarman) yang didampingi oleh Kasat Binmas Polres Solok (AKP. Djumadi).

Pada kesempatan tersebut, Kasibinkamling (Kompol. Suarman) memberikan penjelasan  kepada seluruh peserta yang hadir tentang pentingnya menjaga kelestarian hutan, adapun menghadapi datangnya musim kemarau tahun 2018 diharapkan agar masyarakat lebih waspada dan secara bersama-sama mencegah timbulnya kebakaran hutan, disinggung tentang undang-undang nomor 41 tahun 1999  tentang Kehutanan maka seluruh masyarakat wajib melindungi hutan agar tidak terjadi timbulnya kebakaran hutan, dan barang siapa melakukan perbuatan baik itu lalai ataupun sengaja sehingga mengakibatkan terjadinya peristiwa kebakaran hutan, maka yang bersangkutan dipersalahkan dapat dilakukan proses hukum.  Sehingga itu perlindungan hutan menjadi tanggung jawab bersama yang meliputi “Pencegahan terjadinya kebakaran hutan, pemadaman api bila terjadi kebakaran hutan, dan melakukan pengawasan pencegahan terjadinya kebakaran hutan yang dapat dilakukan oleh masyarakat yang menghuni disekitar kaki gunung Talang Solok.

Sedangkan Kasat Binmas Polres Solok (AKP. Djumadi) menyampaikan agar pimpinan di tingkat kewilayahan mulai dari Wali Nagari/Kepala Desa sampai kepada Camat Kepala Kecamatan terus melakukan pemantauan kegiatan masyarakat di sekitar kaki gunung Talang, cegah dan awasi jangan ada masyarakat yang membuat kebun di lahan hutan lindung demikian juga tidak boleh ada masyarakat yang melakukan pembakaran hutan di sekitar gunung Talang karena selain melanggar aturan hukum kegiatan itu juga akan berdampak tidak baik pada lingkungan masyarakat dan lebih jauh dapat berakibat kabut asap di beberapa wilayah lain disekitar kabupaten Solok.

doc.ditbinmas.polda.sumbar.mei-2018

Siltaurahmi Dirbinmas Polda Sumbar dengan Kepala Stasiun TVRI Padang

KKYD,   Dalam rangka Harkamtibmas upaya mendekatkan hubungan silaturahmi sangat perlu dijaga dan terus ditingkatkan, apakah hubungan tersebut antara pihak pemerintah dengan masyarakat/tokoh masyarakat atau antara unsur pemerintah sebagai pelaksana negara itu sendiri.  Hal inilah yang mendasari sangat intensnya pejabat Direktur Binmas Polda Sumbar (Kombes. Pol. Nasrun Fahmi, S.H.,M.Si.) dalam mengawali kegiata silaturahminya kepada pejabat baru Kepala Stasiun TVRI Padang bapak Drs. Zumenik Gani, M.Sc.

Dalam kegiatan silaturahmi tersebut kedua pejabat terlihat sangat akrab, dalam kesempatan tersebut Dirbinmas Polda Sumbar mantan Kapolres Kepulauan Mentawai 2011 menyampaikan beberapa hal pokok antara lain pentingnya program kerjasama yang saling mendukung antara pihak Polda Sumbar dengan TVRI Padang.  Polda Sumbar sebagai aparat pembina keamanan dan ketertiban masyarakat banyak melakukan kegiatan-kegiatan pre-emtif dan prevantif disisi lain TVRI merupakan media massa yang saat ini masih dipedomani masyarakat untuk mendapatkan informasi teraktual dalam segala hal termasuk informasi tentang perkembangan Kamtibmas.  Lebih lanjut pada kesempatan tersebut Dirbinmas Polda Sumbar menyampaikan kepada pejabat baru TVRI Padang tentang rencana penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama Ditbinmas Polda Sumbar dengan TVRI Stasiun Padang yang sampai saat ini masih belum terealisasi, masih menurut Dirbinmas memang MoU yang direncanakan tersebut bertujuan untuk mewadahi penyampaian informasi terkini ataupun melakukan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat seperti sosialisasi bahaya penyalahgunaan obat-obatan terlarang jenis Narkoba, nah apabila pihak TVRI Padang ikhlas dan mau bekerjasama dengan pihak Polda Sumbar tentang MoU ini nantinya merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat yang dirasakan sangat perlu untuk terus dibimbing  dan juga untuk wadah meluruskan informasi yang dirasakan kurang dipahami oleh masyarakat.

Sementara ini Kepala Stasiun TVRI Padang (Drs. Zumenik Gani, M.Sc)  menyambut baik silaturahmi Direktur Binmas Polda Sumbar, bahkan beliau menyampaikan sebenernya sudah direncanakan untuk melakukan silaturahmi kepada Kapolda Sumbar dan jajarannya, namun masih melihat kecocokan waktunya bapak Kapolda.  Mengenai rencana penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama (MoU) yang tertunda Ka Stasiun TVRI Padang menjelaskan akan ditata ulang dan bila itu memang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Sumatera Barat, mengapa tidak dilakukan karena TVRI Padang adalah media pemerintah, sehingga itu menjawab kebutuhan masyarakat adalah merupakan tugas dan tanggung jawab TVRI StasiunPadang.

doc.ditbinmas.polda.sumbar-2018

Ditbinmas Polda Sumbar Membuat Nota Kesepahaman Bersama dengan SMA.Adabiah2 Padang

Binmas,  Dalam rangka penanggulangan dan pencegahan penyebaran paham radikal/radikalisme oleh kelompok tertentu khususnya kepada kelompok pelajar, pada hari Senin  tanggal 14 Mei 2018 pukul 09.00 sampai dengan pukul 10.30 Wib telah dilakukan penandatanganan bersama Nota Kesepahaman antara Ditbinmas Polda Sumbar dengan SMA Adabiyah2 Padang.

Pelaksanaan kegiatan penandatanganan Nota Kesepahaman Tersebut ditanda tangani oleh Kepala Sekolah SMA Adabiyah 2 Padang Maryani, S.Pd.,M.Pd. dengan Direktur Binmas Polda Sumbar Kombes Pol. Nasrun Fahmi, S.H.,M.Si., atas nama Kepolisian Daerah Sumatera Barat.  Adapun pelaksanaan proses kegiatan penandatanganan dilaksanakan di Masjid Adabiyah yang dihadiri kurang lebih 300 orang anak didik SMA Adabiyah 2 Padang beserta dewan guru dan Wakil Kepala Sekolah.

Dalam kata sambutannya Dirbinmas Polda Sumbar KBP. Nasrun Fahmi, S.H.,M.Si. menjelaskan bahwa pelaksanaan penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama ini bertujuan untuk memantapkan proses kerjasama antara Ditbinmas Polda Sumbar dengan SMA Adabiyah 2 Padang dalam rangka mencerdaskan anak bangsa khususnya putra/i SMA Adabiyah 2 Padang.  Lebih lanjut Dirbinmas  menjelaskan bahwa saat ini ada beberapa bentuk ancaman yang harus menjadi perhatian kita bersama selaku orang tua/guru maupun Polri sebagai aparat pembina Kamtibmas yaitu ancaman penyebaran paham radikal dan ancaman penyalahgunaan obat-obatan terlarang jenis Narkoba.  Diharapkan dengan ditandatanganinya Nota Kesepahaman Bersama ini akan ditindak lanjuti dengan rencana kerja/kegiatan atau penjadwalan waktu antara pihak SMA Adabiyah 2 dengan Ditbinmas Polda Sumbar tentang alokasi waktu dan pelajar yang akan mengikuti kegiatan penyuluhan Kamtibmas.  Pada kesempatan tersebut Dirbinmas juga menjelaskan bahwa akibat dari masyarakat yang menelan penyebaran paham radikal/radikalisme maka dibeberapa tempat telah terjadi tindakan dengan kekerasan antara lain meledakkan bom yang berakibat korban manusia, harta benda dan sampai menimbulkan kecemasan bagi masyarakat lainnya dan inilah yang disebut tindakan terorisme.

Untuk itu Dirbinmas berharap agar para pelajar, orang tua dan guru harus saling bersinergi dan hati-hati dalam menerima pesan atau ajaran tentang sesuatu paham, jangan sampai  kita terjebak pada suatu pemahaman yang sempit dan salah, perhatikan lingkungan kita kalau ada orang yang tidak dikenal dan mencurigakan atau ada benda-benda yang mencurigakan sebagai bahan yang berbahaya segeralah laporkan kepada Polsek atau kantor Polisi terdekat untuk dilakukan penyelidikan ataupun dilakukan tindakan lain agar tidak menjadi bencana bagi masyarakat lainnya.

doc.ditbinmas.mei-2018