Press "Enter" to skip to content

Deradikalisasi, Dirbinmas Polda Sumbar Ingatkan ASN dan Penyuluh Agama Mewaspadai Penyebaran Paham Radikal Menyasar Kepada Kelompok Pemuda/Remaja.

portal.binmas.sumbar.online;  Senin tanggal 24 September 2019, pada pukul 11.30 Wib Direktur Binmas Polda Sumbar (Kombes Pol. Nasrun Fahmi, S.H.,M.Si.), memberikan penyuluhan tentang Deradikalisasi dihadapan para ASN dan Penyuluh Agama jajaran Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat.   Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kakanwil Kemenag Provinsi Sumbar dalam rangka pembekalan terhadap para penyuluh agama se Provinsi Sumbar.

          Dihadapan peserta kurang lebih 120 orang, Dirbinmas Polda Sumbar menyampaikan bahwa apabila kita berbicara radikal/ radikalisme kita tidak hanya bicara orang atau kelompok akan tetapi hal yang lebih utama kita sikapi adalah doktrin dan ideologi yang disampaikan oleh kelompok ini yang akan menyerang  kesadaran masyarakat, sehingga berkembang menjadi sikap yang berseberangan dengan kelompok masyarakat lainnya dan lebih jauh lagi kelompok radikal bertujuan untuk merubah tatanan social yang sudah mapan secara fundamental.

          Lebih lanjut Dirbinmas Polda Sumbar menjelaskan, bahwa radikalisme adalah suatu sikap yang mendambakan prubahan secara total dan revolusioner dengan menjungkirbalikkan nilai-nilai yang sudah ada dengan menggunakan cara-cara kekerasan.  Sehingga itu masyarakat harus mengetahui ciri-ciri kelompok ini antara lain:”Intoleran artinya selalu tidak menghargai orang lain dan pendapatnya; fanatic atau selalu merasa benar dan orang lain dianggap salah; eksklusif (membedakan diri dari orang lain karena menganggap hanya kelompoknya yang benar dan tidak menghargai kelompok lain); revolusioner artinya selalu menggunakan kekerasa untuk mencapai tujuan.   Menurut Dirbinmas bahwa kelompok ini hidup di 2 lahan yakni lahan subur dan lahan gersang.  Pada saat kelompok ini ada di lahan subur maka ia akan berkembang pesat namun bila kelompok ini berada di lahan gersang maka kelompok ini tidak bisa berkembang.  Perlu diketahui bahwa sasaran utama dari kelompok radikal ini adalah para pemuda/remaja karena kelompok ini menganggap bahwa pemuda/remaja ini masih dalam labil dalam sikap mental artinya masih mudah untuk dipengaruhi dan pemuda/remaja ini ke depan akan berkembang menjadi orang dewasa yang apabila sudah dimasuki dengan ajaran paham radikal maka perjuangan mereka akan tegak lurus untuk memperjuangkan cita-cita kelompok radikal/radikalisme.

          Sehingga itu diakhir arahannya Dirbinmas menyampaikan agar ASN dan penyuluh Agama terus melakukan pembinaan kepada pemuda/remaja dan lakukan pengawasan terhadap kegiatan cerama di tempat-tempat ibadah jangan sampai terjadi tempat ibadah dijadikan panggung untuk penyebaran paham radikal/radikalisme di provinsi Sumatera Barat.

          Demikian.operator.binmas.sumbar.online.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *