Dirbinmas Polda Sumbar Memberikan Pembekalan Kepada Mahasiswa Baru UNP

Binmas,  Dalam upaya mencegah penyebaran paham radikal/radikalisme di kalangan mahasiswa,  Kapolda Sumbar diwakili oleh Dirbinmas Polda Sumbar Kombes Pol. Nasrun Fahmi, S.H.,M.Si. memberikan penyuluhan kepada kurang lebih 3.500 orang mahasiswa baru Universitas Negeri Padang dari berbagai Fakultas.

Dihadapan para mahasiswa Dirbinmas menjelaskan bahwa ada 2 (dua) bentuk ancaman yang harus diwaspadai oleh para mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa yaitu ancaman penyebaran paham radikal oleh kelompok tertentu dan ancaman penyalahgunaan obat-obatan terlarang jenis Narkoba. Lebih lanjut mantan Kapolres Kepulauan Mentawai ini menjelaskan bahwa awal penyebaran paham radikal di indonesia diawali dari intervensi negara USA kepada pemerintahan Saddam Husien tahun 2002 dimana akhirnya Saddam Husien harus tunduk kepada USA. Sehingga itu muncul kelompok Alqaedah yang melakukan perlawanan kepada USA dan pada tahun 2007 muncul kelompok ISIS (Islamic State in Irak and Syria) dimana kemudian ISIS ini ternyata melakukan kegiatan bertentangan dengan cara-cara kelompok Alqaedah antara lain membunuh, melakukan pembakaran dan tindakan teror lainnya, sehingga Alqeadah tidak lagi bersama ISIS.  Adapun permasalahan yang diusung oleh ISIS adalah ingin mendirikan negara Khilafah atau negara yang dipimpin dengan menerapkan syariat islam, dan paham ini menyebar ke seluruh dunia melalui media sosial dsbnya.

Di Indonesia paham ini disambut oleh Ormas Islam tertentu dengan ikut menyebarkan paham khilafah di Indonesia.   Karakter dari para anggota yang menganut paham Khilafah memiliki  perilaku yang sama dengan  anggota ISIS yaitu dengan cara-cara melakukan tindakan kekerasan, pembakaran, teror dsbnya. Di Indonesia tujuan utama  kelompok ini adalah untuk memecah belah NKRI dan setelah NKRI menjadi porak poranda mereka menginginkan adanya kelompok yang kuat untuk menjadi pemimpin bangsa indonesia dengan menerapkan sistem pemerintahan khilafah.
Indonesia adalah negara yang berdasarkan Pancasila sehingga itu tidaklah mungkin negara Indonesia akan dipimpin dengan sistem pemerintahan  khilafah, Indonesia terdiri dari banyak suku bangsa, banyak macam agama yang dianut, ragam budaya yang beraneka ragam semuanya sudah menjadi kekuatan utuh bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sehingga itu kepada para  mahasiswa Dirbinmas memberikan  petunjuk agar berhati-hati dalam mengikuti kegiatan organisasi massa, jangan sampai terjebak dengan bujuk rayu kelompok tertentu yang bertujuan untuk memecah belah NKRI.

Binmas.poldasumbar.27.7.18.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *